Friday, October 1, 2010

Sahabat Malam

sesekali seumur hidup..
aku ingin berlayar mengarungi malam
berdansa dengan derasnya angin, berdebat dengan rembulan
dan acap kali merenung di bawah kerlipan bintang di langit..
bersenandung kecil..berduet dengan rimbunan ilalang di tanah lapang…

nada - nada kesunyian membentuk sebuah irama yang menghibur suasana hatiku..
suasana ibarat aku seperti orang pesakitan karena selalu menguntit
sebuah nama makhluk Tuhan di setiap helai kehidupanku..
anggap saja aku bermain dalam sebuah drama penantian
namun memaksaku memainkan peran orang tidak waras..
aku lakukan, karena hanya dengan cara itu aku bisa terhubung denganmu…


untuk bintang..
ak percaya kerlipanmu akan membentuk segitiga hati yang menghubungkan kita dengannya..
kala melihatmu, sampaikan getar hati ini sembari kau temani dia melewati malam - malam sedihnya

untuk bulan..
tidak satupun yang tidak menyanjungmu
aku salah satu manusia yang ingin bercanda dengamu..
kuharap dia juga salah satu sahabat malam mu..hingga kau mengijinkanku bertemu dengannya
di bawah rangkulan mu..

untuk ilalang..
gemuruh sentuhan gerakanmu mengingatkanku untuk selalu memujanya..
memanjakanku..karena kalian adalah mesin penyimpan sejuta lagu
yang bisa kuputar dan kunyanyikan untuknya..

tatkala mentari mulai tampak…
membelai kornea mataku dengan lembut..
hangat sinarnya serasa membawa kejutan semangat untukku
semangat untuk menyudahi liburanku sepanjang malam..
semangat untuk memperjuangkan penantianku..
karena dia adalah seorang kekasih..

bantu aku untuk berdiri, dan ku ucapkan..
sampai jumpa sahabat malam ku…

2 comments:

  1. katakan pada penghuni malam "qu akan datang membias cahaya" hingga Qu mampu menjadi sahabat malammu..

    doea jempol buat roti...

    ReplyDelete
  2. ehe mauli akhirnya turun juga...
    bias cahaya di gelap malam, pasti menarik tuk disaksikan....hmmm

    ReplyDelete